
Apa itu MRP
MRP (material requirements planning, perencanaan kebutuhan material) mengubah rencana produksi produk jadi menjadi order pembelian dan order kerja untuk komponen, dalam jumlah yang tepat dan pada tanggal yang tepat.
MRP menjawab tiga pertanyaan: apa yang dibeli atau dibuat, berapa banyak, dan kapan. Ia berada di inti perencanaan dan pengendalian produksi untuk item dengan permintaan dependen. Untuk tingkat di atasnya, lihat S&OP.
Tiga masukan MRP
| Masukan | Yang diberikan |
|---|---|
| Jadwal induk produksi | Berapa produk jadi dan kapan |
| Bill of materials | Komponen apa dan berapa banyak |
| Persediaan dan order terbuka | Apa yang ada di tangan dan apa yang sudah dalam perjalanan |
Dengan lead time tiap item, MRP menghitung kapan order harus dilepas.
Contoh: 50 meja pada minggu 6
Satu meja memakai 1 papan atas dan 4 kaki. Permintaannya 50 meja pada minggu 6.
| Item | Persediaan | Lead time | Kebutuhan kotor | Kebutuhan bersih | Pelepasan order |
|---|---|---|---|---|---|
| Meja (perakitan) | 0 | 1 minggu | 50 pada minggu 6 | 50 | Minggu 5 |
| Papan atas (1 per meja) | 10 | 1 minggu | 50 pada minggu 5 | 40 | Minggu 4 |
| Kaki (4 per meja) | 40 | 2 minggu | 200 pada minggu 5 | 160 | Minggu 3 |
Perakitan harus mulai pada minggu 5, sehingga papan atas dan kaki harus siap pada minggu itu. Kaki membutuhkan 2 minggu: order 160 dilepas pada minggu 3. Papan atas membutuhkan 1 minggu: order 40 dilepas pada minggu 4.
Langkah demi langkah
- Eksplosi: kalikan permintaan dengan jumlah per induk (50 × 4 = 200 kaki).
- Netting: kebutuhan bersih = kotor − persediaan di tangan − penerimaan terjadwal (200 − 40 = 160).
- Offset lead time: mundurkan tanggal sebesar lead time item (minggu 5 − 2 = minggu 3).
- Pelepasan: terbitkan order pembelian atau order kerja pada tanggal tersebut.
Contoh ini memakai ukuran lot lot-for-lot. Dengan lot minimum atau kelipatan, order dibulatkan ke atas dan sisanya menjadi persediaan.
MRP dan kanban
MRP merencanakan dari peramalan dan mendorong order; kanban mengganti apa yang telah dikonsumsi. Banyak pabrik memakai keduanya: MRP untuk pembelian lead time panjang dan item mahal, kanban untuk komponen yang cepat berputar di lantai produksi. Untuk logika produksi tarik, lihat just in time; untuk waktu tunggu, lihat lead time.
Kesalahan umum
- Bill of materials yang salah atau usang.
- Persediaan yang tidak akurat: MRP menghitung dari saldo yang tidak ada.
- Lead time yang tidak realistis.
- Merencanakan ulang setiap hari tanpa membekukan jangka pendek.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apa itu MRP?
Perencanaan kebutuhan material: mengubah rencana produksi menjadi order pembelian dan order kerja komponen yang bertanggal.
Apa beda kebutuhan kotor dan bersih?
Kebutuhan kotor adalah yang diperlukan produksi; kebutuhan bersih mengurangkan persediaan di tangan dan penerimaan terjadwal.
Bagaimana lead time memengaruhi MRP?
Order dilepas lebih awal dari tanggal kebutuhan, sebesar lead time item.
Apa saja masukan MRP?
Jadwal induk produksi, bill of materials, dan status persediaan.
Apa beda MRP dan MRP II?
MRP merencanakan material; MRP II juga mencakup kapasitas, biaya, dan sumber daya manufaktur lainnya.
Sumber
- ORLICKY, J. Material Requirements Planning. New York: McGraw-Hill, 1975.
- JACOBS, F. R. et al. Manufacturing Planning and Control for Supply Chain Management. New York: McGraw-Hill.
- HOPP, W. J.; SPEARMAN, M. L. Factory Physics. Long Grove: Waveland Press.
Sumber berbahasa Inggris, kecuali dinyatakan lain.
